Langsung ke konten utama

Tutorial Alter Table melalui migration

 Cara merubah nama tabel database dengan fitur migration di Laravel 5.4


Mungkin suatu saat saya ingin merubah nama tabel database yang sudah dibuat melalui fitur migration, sebenarnya bisa saja saya langsung rubah di MySQLnya langsung, tetapi hal itu tidak akan tercatat di log perubahan database yang dilakukan di fitur migrations. 

Ini adalah list nama tabel pada database yang digunakan laravel sebelum diubah:




Berikut langkah-langkahnya:

Pertama saya lihat dulu hasil migrationnya yang pernah dilakukan dengan perintah:

 php artisan migrate:status

maka hasilnya terlihat seperti berikut:


disitu terlihat bahwa sudah dibuat tabel password, tabel user, tabel people. Sekarang saya ingin mengubah nama tabel people ke tabel user.

Sebelumnya saya akan buat dulu file migration dengan perintah:

 php artisan make:migration change_people_to_orang_table

dari hasilnya di gambar di bawah:


terlihat bahwa tercbuat file 2017_03_07_043155_change_people_to_orang_table di dalam folder database/migrations/, setelah itu saya buka dan masukkan konfigurasi berikut:

<?php
use Illuminate\Support\Facades\Schema;
use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Database\Migrations\Migration;
class ChangePeopleToOrangTable extends Migration
{
/**
* Run the migrations.
*
* @return void
*/
public function up()
{
//mengubah tabel people menjadi tabel orang
Schema::rename('people', 'orang');
}
/**
* Reverse the migrations.
*
* @return void
*/
public function down()
{
//
}
}


simpan, kemudian saya menjalankan perintah migrasi untuk mengimplementasikan perubahan melalui perintah:

 php artisan migrate

jika berhasil akan terlihat seperti berikut:


kalau dilihat lagi tabel mysql yang digunakan, maka hasilnya seperti berikut:


dari situ anda bisa melihat bahwa tabel people sudah berubah menjadi tabel orang. Jangan lupa jika anda sudah melakukan "coding" untuk merubah model yang anda gunakan dari people ke orang. Selamat mencoba ya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model, View & Controller (MVC)

Model View Controller (MVC) Apa itu MVC?  MVC atau  Model View Controller  adalah sebuah pola desain arsitektur dalam sistem pengembangan website yang terdiri dari tiga bagian, yaitu:  Model,  bagian yang mengelola dan berhubungan langsung dengan database; View , bagian yang akan menyajikan tampilan informasi kepada pengguna; Controller , bagian yang menghubungkan model dan view dalam setiap proses request dari user.  Alur Kerja MVC Oke, setelah mempelajari apa itu MVC, sekarang saatnya memahami bagaimana alur kerja dari MVC. Mari lihat bagan berikut ini: Bagian  view  akan merequest informasi untuk bisa ditampilkan kepada pengguna. Request tersebut kemudian diambil oleh  controller  dan diserahkan bagian  model  untuk diproses;  Model akan mengolah dan mencari data informasi tersebut di dalam database; Model memberikan kembali pada controller untuk ditampilkan hasilnya di view;  Controller mengambil hasil olahan yang...

Apa Itu Xampp

  Pengertian XAMPP XAMPP adalah sebuah paket perangkat lunak (software) komputer yang sistem penamaannya diambil dari akronim kata Apache, MySQL (dulu) / MariaDB (sekarang), PHP, dan Perl. Sementara imbuhan huruf “X” yang terdapat pada awal kata berasal dari istilah  cross platform  sebagai simbol bahwa aplikasi ini bisa dijalankan di empat sistem operasi berbeda, seperti OS Linux, OS Windows, Mac OS, dan juga Solaris. Sejarah mencatat, software XAMPP pertama kali dikembangkan oleh tim proyek bernama Apache Friends dan sampai saat ini sudah masuk dalam rilis versi  7.3.9  yang bisa didapatkan secara gratis dengan label GNU (General Public License). Jika dijabarkan secara gamblang, masing-masing huruf yang ada di dalam nama XAMPP menurut para ahli memiliki arti sebagai berikut ini:   X = Cross Platform Merupakan kode penanda untuk software cross platform atau yang bisa berjalan di banyak sistem operasi. Jadi, ada XAMPP untuk Windows, xampp for mac, dan untuk...

Belajar Laravel Roles & Permission

 Kali ini kita akan belajar login roles permission menggunakan pake spatie Instal Laravel Roles & Permission Karena kita menggunakan package, maka kita harus menginstal terlebih dulu. Ohya, saya asumsikan kawan-kawan sudah punya proyek  Laravel  yang masih baru & sudah melakukan konfigurasi untuk  database  dan sudah menjalankan  auth scaffolding Laravel . composer require spatie/laravel-permission Setelah terinstal, langkah berikutnya adalah kita menerbitkan  file   migrations  dari  package  ini. php artisan vendor:publish --provider= "Spatie\Permission\PermissionServiceProvider" Berikutnya, jalankan  migration nya. php artisan migrate Setelah dijalankan maka akan ada beberapa tabel yang dibuat oleh migration dari  package  ini. Penggunaan Pertama setelah melakukan proses instalasi. Untuk menggunakan package Laravel Permission ini kita tambahkan dulu  trait   HasRoles  ke model  User . us...